Thursday, 16 June 2011

Kesabaran Semut

Kesabaran Semut

Sebuah bangunan yang masih belum jadi, selain terdapat banyak para pekerja dan barang-barang bangunan. Juga terdapat semut-semut merah berkumpul untuk mencari tempat hidup. Karena salah satu pekerja merasa terganggu sekali dengan kehadiran semut-semut merah, yang membuat kakinya gatal-gatal. Dengan merasa kesal, ia membawa satu ember berisi air panas untuk membunuh semut-semut merah itu. Namun hal itu segera dilihat oleh pemborong bangunan. Pemborong bangunan itu langsung menghampiri dan mencegah hal itu terjadi. 
Pemborong : "(merentangkan tangannya) Apa yang sedang kamu lakukan?"

Pekerja : "Saya merasa terganggu dengan banyaknya semut merah itu."

Pemborong : "Apakah dengan menyiram air panas itu, dapat membuat hati nuranimu nyaman?"

Pekerja : "(bingung) Apa maksudnya, bos?"

Pemborong : "Semut juga binatang. Memang sangat kecil, dan tiada harganya. Namun semut adalah makhluk ciptaan Tuhan. Bagaimana jika seandainya kamu diciptakan menjadi seekor semut? Bagaimana rasanya?"

Pekerja : "Jika saya diciptakan menjadi seekor semut, saya tak akan menganggu manusia!"

Pemborong : "Semut itu tak menganggu manusia. Memang kelihatannya menganggu, namun ia tak tahu apa yang sedang ia lakukan. Sama seperti umat manusia yang tak tahu apa yang ia telah perbuat. Namun ketahuilah, bahwa semut ciptaan Tuhan dan mesti dijaga."

Pekerja : "Terserah bapak mau bilang apa. Semut itu telah menganggu hidup saya! (sambil menyiram dengan air panas)"

Pemborong : (hanya menggeleng-geleng kepala saja) "Sabar ya, para semut (ucapnya dalam hati)"

Semut merah itu langsung berpencar dan berusaha untuk melarikan diri. Ada yang selamat, ada yang tak terselamat. Berikut ungkapan semut-semut yang selamat.

Semut Merah 1 : "(ucap dalam hati) Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa umat manusia. Semoga mereka menyadari apa yang telah mereka perbuat."

Semut Merah 2 : "(ucap dalam hati) Ya Tuhan, berikanlah mereka sebuah petunjuk agar untuk menghargai kami (kaum semut). Dan juga menghargai alam."

Semut Merah 3 : "(ucap dalam hati) Ya Tuhan, buatlah mereka sadar dengan cinta kasih terhadap perasaan sesama."

No comments:

Post a Comment